Konflik genosida di Palestina telah mengguncang tidak hanya fisik melainkan juga mental para korban. Genosida bukanlah suatu hal manusiawi yang bisa dinormalisasikan. Di tengah penderitaan yang begitu besar ini, kebutuhan akan uluran tangan semakin mendesak. Salah satu hal yang paling mereka butuhkan saat ini adalah bantuan logistik untuk membina harapan baru dalam kehidupan mereka, seluruh penduduk Palestina termasuk Gaza sebagai korban genosida.
Bantuan yang diberikan dapat berupa pakaian, jasa, makanan, obat-obatan, maupun dana yang disalurkan melalui donasi, zakat, infaq, dan wakaf. Dana yang terkumpul kemudian akan dimanfaatkan untuk penyediaan logistik, pembangunan fasilitas yang memadai, dukungan pendidikan, serta penguatan moral dan psikologis para korban.
Mengapa Wakaf ?
Wakaf menjadi salah satu pilihan bantuan yang dapat dilakukan kita semua yang sifatnya tidak hanya sekedar bantuan secara darurat tetapi juga bisa menjadi bantuan secara berkelanjutan. Pengelolaan wakaf yang baik dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan secara jangka panjang.
Hal ini juga dapat menjadi tabungan pahala abadi yang menguntungkan bagi para pewakaf. Wakaf yang diberikan dapat berbentuk apa saja, seperti wakaf uang, wakaf produktif, wakaf digital, dan wakaf aset. Setiap bentuk wakaf memiliki manfaatnya masing-masing yang dapat berguna untuk memenuhi kebutuhan warga Palestina.
Apa saja wakaf bantuan untuk Palestina?
- Wakaf uang yang dikelola oleh nazhir yang amanah akan menghasilkan bantuan untuk pendidikan, kesehatan, dan juga bantuan pangan.
- Wakaf produktif ketika dikelola dengan bijak akan menghasilkan fasilitas-fasilitas infrastruktur yang memadai seperti pembangunan sekolah, rumah sakit/klinik, atau bahkan UMKM.
- Wakaf digital dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan bantuan dana secara online melalui beberapa platform crowdfunding syariah.
- wakaf aset dapat dikatakan apabila suatu lembaga mewakafkan properti miliknya yang nantinya hasil dari kegiatan pada properti tersebut akan dialirkan sebagai bantuan ke Palestina.
Dengan kebermanfaatannya yang bermacam-macam, terdapat tantangan yang memungkinkan untuk dihadapi dalam proses penyaluran wakaf ke Palestina. Pembatasan akses atau blokade yang dilakukan oleh Israel menjadi salah satu penghambat dalam proses penyaluran wakaf.
Selain itu, tantangan yang kemungkinan juga terjadi adalah minimnya keamanan aset wakaf dalam proses penyaluran wakaf. Kesulitan aksesibilitas transparansi menjadi salah satu tantangan juga dalam proses penyaluran karena tidak dapat melacak serta mendeteksi apakah bantuan sudah tersalurkan dengan baik dan merata.
Lembaga Wakaf Bantuan untuk Palestina di Indonesia

Di samping banyaknya tantangan yang kemungkinan akan terjadi, masih banyak lembaga di Indonesia yang tetap membuka kesempatan untuk masyarakat dalam membantu Palestina dengan manfaat yang terus mengalir seperti wakaf. Salah satunya adalah Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang memiliki program khusus untuk membantu keluarga kita yang tertindas di Palestina.
Masyarakat dapat mewakafkan sebagian atau seluruh harta bendanya dalam bentuk uang melalui website resmi Badan Wakaf Indonesia (BWI) yaitu SatuWakaf Indonesia. Saat ini terdapat program yang secara khusus dialirkan untuk Palestina yaitu, program Wakaf Rekonstruksi Palestina. Yuk Berwakaf
Penulis : Naura Mustika K
Baca Juga
- BWI dan ITS Perkuat Kolaborasi Wakaf Produktif Melalui Waqf Investor Forum
- Badan Wakaf Indonesia Jaring Potensi Proyek Wakaf Produktif Melalui Call for Projects GLOW 2026
- Badan Wakaf Indonesia Gelar 1st AWARE 2026, Dorong Pengembangan Wakaf Produktif Berbasis Coaching Riset
- The Hagia Sophia Waqf: A Legacy of Islamic Civilisation Preserved Through the Ages
- The Indonesian Waqf Board Distributes Warm Clothes to Palestinian Children for the Winter


