Home / Waqf News / Bulan Pembiayaan Syariah 2025, Pertemukan Nazhir dan Wakif Dalam Langkah Keberlanjutan Wakaf Produktif

Bulan Pembiayaan Syariah 2025, Pertemukan Nazhir dan Wakif Dalam Langkah Keberlanjutan Wakaf Produktif

Dalam acara Bulan Pembiayaan Syariah yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta Rabu (24/09/2025) adalah sebuah agenda hasil kolaborasi antara Bank Indonesia (BI) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk pengupayaan peningkatan ketahanan ekonomi nasional berbasis Wakaf produktif.

Arief Yulianto selaku ketua panitia melaporkan tujuan terselenggaranya acara Pembiayaan Bulan Syariah (BPS) 2025. “Agenda pada hari ini berhasil menampilkan proyek wakaf sejumlah 12, yang sebelumnya dikurasi dari 83 proyek wakaf produktif. Selain itu, BPS 2025 mengajak beberapa elemen seperti komunitas dan organisasi atau unsur masyarakat untuk mendukung pengelolaan wakaf”. Katanya dalam sambutan.

Bank Indonesia menyampaikan wakaf memiliki potensi-potensi dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Perlambatan ekonomi yang sedang terjadi pada taraf global akibat kerusakan iklim dan ketegangan konflik antar negara bisa ditanggulangi dengan adanya potensi wakaf untuk sustainability Indonesia pada sektor pemerataan ekonomi. Melalui pitching pada agenda BPS 2025 yang mempertemukan investor dan nazhir harapannya bisa menumbuhkan pembaharuan model produktivitas wakaf agar berkesinambungan satu dengan yang lainnya”, Ujar Dadang Muljawan selaku Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.

Dalam Sambutan Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA selaku ketua Badan pelaksana BWI menyampaikan semangat wakaf harus mencakup nilai ibadah dan produktivitas bagi masyarakat Indonesia. “Semoga dengan terselenggaranya BPS 2025 ini, menumbuhkan semangat ibadah serta produktivitas. Wakaf juga mempunyai andil besar dalam membangun ketahanan ekonomi nasional. Terbukti 9,7% tanah wakaf digunakan untuk ranah pendidikan seperti pesantren. Selain itu, 1100 KUA dibangun di atas tanah wakaf, yang berarti wakaf sendiri berkontribusi dalam pembangunan nasional”. Ujarnya.

Prosesi pembukaan acara dibuka dengan tabuh rebana oleh Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Dadang Muljawan sebagai perwakilan BI, Ketuan BWI  Kamaruddin Amin, dan Kh hasib wahab hasbullah  ketua hebitren. Dengan Penyelenggaraan Acara Pembiayaan Bulan Syariah 2025 ini, merepresentasikan komitmen kolaboratif antar lembaga negara dengan melibatkan berbagai instrumen masyarakat.

Penulis : Tobroni

Baca Juga